Tampilkan postingan dengan label Bakti Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakti Sosial. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Agustus 2015
SAR MEDIS DAN TBM CORONARIUS UNIVERSITAS MALAHAYATI BERAKSI
Menggala-Walaupun kegiatan bakti
sosial yang diadakan TNI Angkatan Udara di daerah Tulang Bawang tepatnya di
Lapangan Etanol, Kecamatan Banjar Agung, Tulang Bawang dalam rangka
memperingati Hari Bakti TNI-AU ke 68 telah berlalu tetapi suasana kebersamaan
dalam acara tersebut masih terasa sampai sekarang.
Kegiatan bakti sosial yang terdiri
dari Khitan Massal, Pengobatan dan Pelayanan Keluarga Berencana itu
dilaksanakan pada tanggal 25 agustus kemarin dihadiri juga oleh Bupati Tulang
Bawang Hanan A Rozak, Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedy Afrizal dan Ketua DPRD
Tulang Bawang Winarti serta jajaran Forkum Komunikasi Pimpinan (FORKOPIMDA)
melibatkan beberapa pihak diantaranya SAR Medis dan TBM Coronarius dari
Universitas Malahayati. SAR Medis dan TBM Coronarius merupakan Unit Kegiatan
Mahasiswa yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan yang selalu siap ketika
ketika dibutuhkan yang berlokasi di lingkungan Universitas Malahayati.
Komadan Lanud Astra Ksetra Letkol NAV. Arif Budiman mengatakan, baksos
ini salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AU kepada
masyarakat. “Alhamdulillah, warga antusias mengikuti kegiatan ini. Terlihat
dari banyaknya peserta yang mencapai seribu orang,“ Tutur Beliau. Beliau juga
mengharapkan untuk kedepan ada kegiatan yang sama dan SAR Medis serta TBM
Coronarius dapat ikut serta kembali.
“Semoga bantuan kita dapat
meringankan warga sekitar kabupaten Tulang Bawang” tambah Letda Kes Anisa Dwi
Saputri. (tn-12)
Label:
Bakti Sosial,
HUT TNI Angkatan Udara,
ke 68,
Khitan Masal,
SAR Medis,
Sirkumsisi,
TBM Coronarius,
Tim Bantuan Medis,
TNI AU,
Tulang Bawang,
Universitas Malahayati
Minggu, 30 Juni 2013
Baksos Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Yonif-7 Marinir
Bandar Lampung-Setelah kegiatan Penyuluhan Kesehatan dan
Pengobatan Selasa (25/6) selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Deteksi Dini
Tumbuh Kembang Anak (DDTK) yang dilakukan pada anak ibu-ibu Jalasenastri di
Yonif-7 Marinir pada Rabu (26/6).
DDTK dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan
perkembangan anak-anak dari ibu-ibu Jalasenastri agar dapat tumbuh dan
berkembang dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, pihak Batalyon Infanteri (Yonif)
– 7 Marinir menyerahkan ke SAR Medis untuk melakukan DDTK. “Sungguh pengalaman
yang sangat berharga, pengalaman yang tidak pernah didapat dikampus. Seorang
perawat serasa jadi bu bidan dalam satu hari” Tutur Taufik Nursidik, salah
seorang staf Humas SAR Medis yang ikut terjun dalam kegiatan tersebut.
Para anggota yang memang masih mahasiswa, dituntut untuk
bisa menguasai segala hal dan itu dirasakan oleh semua. “Kita disini bukan
dipaksa untuk mahir, tapi kita harus mampu dan bisa. Karena inilah lapangan”
tambah Gessyla Ryandini, Provost SAR Medis.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Yonif-7 itu
diikuti oleh semua ibu-ibu jalasenastri dan berlangsung dengan lancar serta
mendapatkan apresiasi dari pihak Yonif-7 Marinir serta Komandan Yonif-7 Marinir.
“Sungguh pengalaman yang berharga, saya bangga ikut SAR Medis” Tutup Deksa
Primayudha, sebagai Dansatgas SAR Medis. (tn12)
Langganan:
Postingan (Atom)